GUNDIH, GROBOGAN RAYA (08/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Gundih bersama Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Mulya menggelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung di wilayah Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Madoh, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah ini merupakan upaya memperkuat kedaulatan pangan nasional berbasis kemitraan masyarakat.
Panen raya dipusatkan di petak 154A Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Ngablak, BKPH Madoh dan dihadiri oleh jajaran Perhutani, perwakilan LMDH Jati Mulya, serta warga Desa Ngrandu, Kecamatan Geyer, Selasa (07/04/2026).
Kepala BKPH Madoh yang mewakili Administratur KPH Gundih, Jumali, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam mendampingi masyarakat melalui program kemitraan kehutanan. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut selaras dengan upaya pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan melalui pemanfaatan kawasan hutan secara produktif.
Ia menjelaskan bahwa Perhutani terus berkolaborasi dengan LMDH, tokoh masyarakat, dan petani hutan untuk mendorong produktivitas lahan di wilayah BKPH Madoh. Melalui sistem kemitraan dengan komoditas jagung, diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekaligus menjaga fungsi hutan secara berkelanjutan.
Salah satu petani hutan Desa Ngrandu, Rebo, mengungkapkan bahwa program agroforestri menjadi tumpuan ekonomi bagi keluarganya. Ia mengaku terbantu dengan adanya akses lahan seluas 0,25 hektare di kawasan hutan yang dikelola.
Ia menyampaikan apresiasi atas dukungan Perhutani dalam bentuk fasilitasi lahan dan pendampingan. Menurutnya, sistem agroforestri memungkinkan petani menanam jagung di sela-sela tanaman hutan sehingga memberikan manfaat ekonomi tanpa merusak kawasan.
Selain memberikan manfaat ekonomi, pola tanam tersebut juga menuntut kesadaran petani untuk turut menjaga kelestarian tegakan pohon di wilayah BKPH Madoh. Partisipasi aktif masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga keseimbangan antara produktivitas dan kelestarian hutan.
Melalui kegiatan panen raya jagung serentak ini, Perhutani berharap dapat memotivasi petani untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian secara modern dan berkelanjutan guna mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah hingga nasional. (Gdh/Dwi)
Editor: Hening
Copyright © 2026