KEDU UTARA (14/04/2026) | Perhutani, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara, terus memperkuat sinergi dengan masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan melalui pendekatan kolaboratif yang berkelanjutan. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan koordinasi bersama Ketua Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Semirang Indah, yang juga merupakan pengelola wisata Air Terjun Semirang, atau Curug Semirang, yang berada di Desa Gogik, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang. Kawasan ini, termasuk dalam wilayah hutan Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Lempuyangan, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Ambarawa. Kamis, (09/04).
Kegiatan koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya Perhutani, dalam memastikan pengelolaan hutan berjalan selaras antara aspek konservasi, sosial, dan ekonomi. Melalui kolaborasi dengan LMDH, Perhutani, mendorong masyarakat untuk terlibat aktif dalam menjaga kelestarian hutan sekaligus memanfaatkan potensi wisata secara bijak dan berkelanjutan.
Administratur, KPH Kedu Utara, Andrie Syailendra, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga keberlangsungan fungsi hutan.
Ia, menegaskan bahwa Perhutani tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan dari masyarakat sekitar hutan.
“Kolaborasi dengan masyarakat melalui LMDH, menjadi salah satu strategi utama dalam pengelolaan hutan. Perhutani, berharap sinergi ini tidak hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi wisata seperti Curug Semirang,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pengelolaan wisata berbasis masyarakat di kawasan hutan harus tetap memperhatikan prinsip kelestarian lingkungan. Dengan demikian, potensi wisata alam dapat terus dinikmati tanpa merusak ekosistem hutan yang ada.
Sementara itu, Ketua LMDH Semirang Indah, Rochadi Madhib, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan pendampingan yang diberikan oleh Perhutani, selama ini.
Ia, mengungkapkan bahwa kerja sama yang terjalin telah memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar, khususnya dalam pengelolaan wisata Curug Semirang.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pembinaan dan koordinasi dari Perhutani. Dengan adanya kerja sama ini, masyarakat dapat berperan aktif dalam menjaga hutan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi dari sektor wisata,” ungkapnya.
Ia, juga menegaskan komitmen LMDH Semirang Indah, untuk terus menjaga kelestarian kawasan hutan, termasuk dalam pengelolaan wisata agar tetap ramah lingkungan dan memberikan kenyamanan bagi pengunjung.
Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan sinergi antara Perhutani, dan masyarakat, dapat terus terjalin dengan baik. Kolaborasi yang kuat menjadi fondasi penting dalam menciptakan pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar hutan.
Perhutani, berkomitmen untuk terus membuka ruang kerja sama dengan berbagai pihak, khususnya masyarakat desa hutan, guna mewujudkan hutan yang lestari dan masyarakat yang sejahtera. (Kdu/Nurul)
Editor: Hening
Copyright © 2026