PEKALONGAN TIMUR (13/04/2026) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Pekalongan Timur menghadiri rapat koordinasi yang membahas potensi kawasan hutan di wilayah Kabupaten Pekalongan dalam rangka mengoptimalkan pemanfaatan hutan secara berkelanjutan.
Rapat dipimpin Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan, Sukirman, dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan terkait. Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam menggali dan mengidentifikasi potensi kawasan hutan dari sisi ekonomi, ekologi, dan sosial kemasyarakatan.
Dalam arahannya, Pelaksana Tugas Bupati Pekalongan, Sukirman, menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mengelola dan memanfaatkan kawasan hutan secara bijak. Ia menyampaikan bahwa kawasan hutan memiliki potensi besar dalam mendukung pembangunan daerah, mulai dari sektor wisata, agroforestry, hingga pemberdayaan masyarakat sekitar hutan.
Ia menjelaskan bahwa potensi tersebut perlu dikelola secara terencana dan kolaboratif antara pemerintah daerah, Perhutani, dan pemangku kepentingan lainnya agar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan.
Dalam forum tersebut, dibahas berbagai peluang pengembangan kawasan hutan, di antaranya wisata berbasis alam, pemanfaatan hasil hutan bukan kayu, serta penguatan peran masyarakat desa hutan melalui program kemitraan. Selain itu, turut dibahas tantangan dalam pengelolaan hutan, seperti aspek perizinan, pengawasan, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Wakil Administratur KPH Pekalongan Timur, Toto Suwaranto menyampaikan komitmen Perhutani untuk mendukung program pemerintah daerah dalam pengembangan potensi kawasan hutan. Perhutani siap bersinergi dalam pengelolaan hutan secara lestari dengan tetap menjaga keseimbangan fungsi produksi, fungsi lindung, dan fungsi sosial.
Ia menegaskan bahwa pengelolaan kawasan hutan tidak hanya berorientasi pada hasil produksi, tetapi juga pada pelestarian lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar hutan. Melalui program agroforestry, wisata hutan, dan kemitraan dengan Lembaga Masyarakat Desa Hutan, diharapkan potensi kawasan hutan dapat dimanfaatkan secara optimal.
Rapat berlangsung secara konstruktif dan interaktif dengan berbagai masukan dari peserta sebagai bahan penyusunan langkah strategis ke depan.
Melalui keikutsertaan dalam kegiatan ini, KPH Pekalongan Timur menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan daerah berbasis kehutanan yang berkelanjutan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu mewujudkan pengelolaan kawasan hutan yang optimal, produktif, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan (Pkt/Ran).
Editor: Hening
Copyright © 2026